5 Cara Efektif Mengatasi Gangguan Kecemasan dengan Psikoterapi Islam

Psikoterapi Islam / freepik

Kecemasan adalah salah satu masalah psikologis yang tidak asing lagi di masyarakat. Rasa cemas terjadi karena sikap pesimis dan takut dalam menghadapi sesuatu. Dalam situasi tertentu kita sering merasakan cemas, entah ketika menjelang ujian atau karena kecemasan lainnya. Akan tetapi, tahukah kalian jika cemas berlebihan tanpa sebab merupakan gejala gangguan kecemasan?

Dalam sebuah artikel di Alodokter, “Kecemasan yang normal akan mereda ketika faktor pemicu kecemasannya hilang”. Berbeda dengan orang yang mengalami kecemasan berlebihan, mereka kerap merasa khawatir dan takut secara terus-menerus.

Situasi ini membuat seseorang merasa tidak nyaman, sehingga mereka berusaha mencari solusi untuk mengatasi kecemasannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa cemas berlebihan adalah psikoterapi.

Psikoterapi merupakan metode penyembuhan yang sering digunakan pada pasien gangguan mental atau psikologi. Gejala umum yang biasanya dialami, antara lain kecemasan berlebih, gelisah, rasa takut, trauma, dan gangguan psikologis lainnya.

Proses terapi dilakukan oleh orang yang ahli di bidangnya, seperti psikolog atau psikiater. Hal ini membantu penderita mengenali perasaan, emosi, pikiran, maupun perilaku yang membuatnya merasa tertekan. Dengan mengenali penyebab gangguan mental, akan ditemukan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Pada era modern ini telah berkembang berbagai jenis psikoterapi, salah satunya adalah psikoterapi Islam. Psikoterapi Islam merupakan upaya mengatasi beberapa masalah psikologi yang didasarkan pada ajaran agama Islam.

Terapi ini meyakini bahwa keimanan atau kedekatan dengan Tuhan adalah sumber kekuatan yang akan menyembuhkan problem kejiwaan seseorang.

Dalam hasil penelitian Hook et.al. (2010) disebutkan bahwa terapi spiritual dan religius efektif mengatasi persoalan-persoalan gangguan mental, seperti kecemasan, schizophrenia, dan depresi. Ibadah yang kita lakukan setiap hari merupakan bentuk terapi spiritual, karena dapat membuat seseorang merasakan ketenangan.

Berikut bentuk-bentuk ibadah yang diyakini mampu meredakan rasa cemas.

1. Membaca Al-Qur’an Mampu Memberikan Ketenangan

Membaca Al-Qur'an / freepik 

Dr. Al Qadhi telah membuktikan dalam penelitiannya di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat bahwa dengan mendengarkan bacaan Al-Quran seseorang bisa merasakan perubahan fisiologis yang besar.

Objek penelitian menunjukkan perubahan, seperti penurunan depresi, kesedihan, dan peningkatan ketenangan. Apabila kita membiasakan diri untuk mendengar atau membaca Al-Quran, maka perlahan gangguan kecemasan itu akan reda atau bahkan sembuh.

2. Salat Tahajud Sebagai Terapi Relaksasi

Salat tahajud merupakan sarana relaksasi secara spiritual. Waktu mengerjakan ibadah ini ketika menjelang pagi, sehingga udara masih mengandung banyak oksigen. Udara yang segar dan belum terkontaminasi ini dapat memberikan efek rileks bagi tubuh.

Selain itu, salat merupakan ibadah yang melibatkan aktivitas fisik. Sehingga terjadi proses relaksasi berupa penekanan dan konsentrasi pada otot-otot tertentu. Proses relaksasi ini dipercaya mampu mengurangi kecemasan.

3. Puasa Mampu Memberi Kebahagiaan

Menurut Dr. Suhaila Ghuloum seorang Konsultan Psikiater Senior di Hamad Medical Corporation (HMC), puasa dapat membantu beberapa orang untuk mengatasi stres. Stres seringkali dipicu oleh rasa cemas yang berlebihan.

Sedangkan kekurangan hormon endorfin atau “hormon kebahagiaan” merupakan salah satu penyebab kecemasan. Puasa akan meningkatkan pelepasan hormon tersebut, sehingga orang yang berpuasa akan merasa suasana hati mereka membaik.

4. Zikir Mampu Menentramkan Jiwa

Ilustrasi Zikir / freepik 

Mengapa zikir dikatakan sebagai bentuk terapi? Karena zikir merupakan alternatif bagi penderita kecemasan untuk mendapatkan ketenangan.

Saat berzikir pikiran akan fokus pada satu hal, sehingga akan melupakan hal-hal negatif yang mengganggu pikiran. Selain itu, akan ada sugesti positif yang terjadi pada penderita gangguan kecemasan.

Pada intinya, psikoterapi Islam berguna untuk mengontrol emosi seseorang sehingga meminimalisir gangguan kecemasan. Melalui terapi spiritual inilah akan timbul efek ketenangan yang akan meredakan rasa cemas.


Sumber:

Adrian, Kevin. 2020. “Kecemasan Berlebihan, Kenali Gejala dan Cara Efektif Mengatasinya”, https://www.alodokter.com/kecemasan-berlebihan-kenali-gejala-serta-cara-efektif-mengatasinya, diakses pada 12 Februari 2021 pukul 22.57

Aisyatin, Kamila. 2020. “Psikoterapi Dzikir Dalam Menangani Kecemasan” dalam Jurnal Happiness, Vol. 4 (hlm. 40-49). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sodikin. 2020. “Terbukti Secara Ilmiah, Al-Qur’an Bisa Membuat Tenang”, https://www.islampos.com/terbukti-secara-ilmiah-alquran-bisa-membuat-tenang-193987, diakses pada 14 Februari 2021 pukul 09.00

Soleh, Moh. 2008. Bertobat Sambil Berobat. Jakarta Selatan : Penerbit Hikmah.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url