Investasi Paling Murah Untuk Mahasiswa, Tertarik Mencoba?
![]() |
sumber: freepik |
Salah satu privilege bagi mahasiswa adalah kebebasan mengatur keuangan sendiri, terlebih mahasiswa perantau yang jauh dari orang tua. Mereka harus mampu mengelola pengeluaran sehingga uang saku bisa mencukupi kebutuhan hingga akhir bulan. Dengan uang saku terbatas, pernahkah terpikir untuk melakukan investasi?
Apakah hal itu mungkin dilakukan dengan dana terbatas? Tentu saja. Kebanyakan orang berpikir bahwa investasi identik dengan menanamkan uang untuk memperoleh keuntungan finansial. Padahal tidak sebatas itu, ada investasi murah yang menjanjikan keuntungan besar di masa depan. Investasi ini disebut investasi leher ke atas.
Apa Itu Investasi Leher Ke Atas?
Dilansir dari bakrie.ac.id, investasi leher ke atas adalah bagaimana kita berinvestasi dari segi ilmu, keterampilan, sosial, dan spiritual kepada isi kepala kita yaitu otak agar dapat memiliki kemampuan berpikir dan bertindak yang lebih maksimal. Itulah mengapa dinamakan investasi leher ke atas, yaitu investasi pada isi kepala kita.
Berbeda dengan investasi pada umumnya yang memilki resiko kerugian, investasi ini sebaliknya. Investasi leher ke atas merupakan investasi jangka panjang yang akan memberi manfaat besar di masa mendatang, asalkan benar-benar mempelajari sesuatu yang berbobot.
Sebenarnya investasi leher ke atas hanya istilah saja, hal ini merujuk pada kepala yang merupakan pusat berpikir, melakukan kreativitas, dan berkarya. Sehingga jika melakukan investasi ini, harapannya seseorang bisa memiliki kehidupan yang lebih baik melalui pemikiran dan keterampilan yang terus berkembang.
Banyak manfaat yang bisa kita peroleh jika melakukan investasi ini sedari dini, seperti menambah wawasan dan keterampilan, meningkatkan peluang mendapatkan karir yang lebih baik, hingga mendapatkan ketentraman secara spiritual. Lantas apa saja yang termasuk investasi leher ke atas? Simak penjelasannya berikut ini.
Contoh Investasi Leher ke Atas
Berikut ini beberapa jenis investasi yang bisa kamu coba, tentunya dengan harga terjangkau.
1. Membaca Buku
Tidak bisa dipungkiri bahwa buku adalah elemen penting dalam ilmu pengetahuan. Dengan memperbanyak membaca buku, maka akan memperkaya wawasan kita. Tapi bukankah membeli buku juga perlu uang? Jika memiliki pos pengeluaran khusus untuk membeli buku tentu akan lebih baik, tetapi jika tidak juga tak perlu khawatir.
Saat ini ada begitu banyak penyedia bacaan, seperti perpustakaan, penjual buku bekas atau bazar buku yang harganya lebih murah, hingga meminjam dari teman. Bahkan kini kamu juga bisa mengakses buku secara digital lewat aplikasi seperti Ipusnas, wattpad, gramedia digital, dan masih banyak lagi. Yang terpenting adalah jangan membeli buku bajakan, ya.
2. Mengikuti Kursus, Pelatihan, atau Seminar
Privilege lain yang dimiliki mahasiswa adalah tersedianya banyak seminar yang bisa diikuti. Biasanya prodi atau kampus menyediakan secara gratis, bahkan ada bonus snack (udah dapat ilmu, dapat kenyang lagi).
Selain itu, kita juga bisa melatih keterampilan dengan mengikuti kursus ataupun pelatihan. Meskipun harus mengeluarkan sejumlah biaya, tapi hal ini akan sebanding dengan keterampilan yang kita peroleh. Meskipun manfaatnya tidak dirasakan sekarang, tetapi pasti akan berguna di masa mendatang.
3. Mendengarkan Podcast
Podcast merupakan salah satu media pengetahuan dalam bentuk audio yang cukup digemari belakangan ini. Ada beragam topik yang tersedia dan pastinya bisa mendengarkan sembari melakukan aktivitas lainnya. Sangat produktif bukan, misalnya beres-beres kamar sambil dengerin podcast Zahid Ibrahim.
4. Mengikuti Volunteer atau Kegiatan Sosial
Berkontribusi dalam aktivitas sosial akan membantu kita membangun relasi, menanamkan kepedulian, dan kebermanfaatan untuk masyarakat. Ada banyak kegiatan sosial yang bisa diikuti, seperti bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, atau gerakan peduli lingkungan.
Kebaikan yang kita lakukan baik di lingkungan kampus, keluarga, atau masyarakat pasti akan berguna untuk jangka panjang.
5. Memperdalam Ilmu Agama
Mempelajari agama yang kita anut merupakan salah satu bentuk investasi spiritual. Kita bisa mempelajari bagaimana cara beribadah, menjalankan perintah Tuhan, dan melakukan kebaikan sesuai ajaran agama masing-masing. Hal ini memberi manfaat bagi kesehatan jiwa karena dengan melakukannya maka hati kita cenderung merasa tentram.
Itulah investasi murah yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan anak muda lainnya. Semakin dini memulai, semakin cepat pula menuai. Lakukan yang paling sederhana dulu seperti membaca buku. Siap mencoba?